Tulis & Tekan Enter
Logo

Napi Kasus Narkoba di Lapas Kota Magelang Direhabilitasi di Ruang Khusus

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sedikitnya 35 narapidana yang tersangkut kasus penggunaan narkotik dan obat-obatan terlarang (Narkoba) menjalani rehabilitasi di ruangan khusus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II A Kota Magelang. Ironisnya, rata-rata pengguna narkoba yang menjalani rehabilitasi ini berusia produktif.

“Rehabilitasi bagi pengguna narkoba masih berjalan memasuki bulan kedua. Kami tempatkan di ruangan tersendiri,” jelas Kepala Lapas IIA Magelang, Dedi Turyadi, kemarin.

Rehabilitasi ini, ujarnya, hanya diikuti separuh dari jumlah narapidana kasus narkoba yang berjumlah sekitar 70an di Lapas II A Magelang. Jumlah napi narkoba itu merupakan 15 persen dari 500 penghuni sel Lapas II A Magelang.

“Jadi memang yang kami rehabilitasi tidak semua napi narkoba. Saat ini hanya sebatas kepada pengguna saja. Namun tidak menutup kemungkinan bandar narkoba atau yang terjerat pasal 114 bisa ikut direhab, nanti tergantung BNN,” paparnya.

Para rehabilitan itu nantinya akan mendapatkan rehabilitasi seperti terapicommunity,yang diklaim bisa menyebabkan perubahanmindsetterkait penggunaan barang haram tersebut. Menurut Dedi, sesuai dengan SOPnya, terapi-terapi ini diberikan oleh tim kelompok kerja.

Kelompok kerja ini terdiri atas tiga orang petugas dari BNN, tujuh orang dari Lapas II A Magelang, dan juga dokter. Adapun, kebijakan rehabilitasi ini merupakan kebijakan dari Presiden Joko Widodo yang telah menyatakan Indonesia gawat darurat narkoba.

“Untuk program ini, setiap tiga bulan sekali akan dievaluasi. Sementara untuk masuk baru nantinya akan menjalani rehabilitasi selama enam bulan,” urainya. (*)



Dipost Oleh Conde Magelang

Portal Resmi Tribrata News Humas Polres Magelang Kota

Tinggalkan Komentar